Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

Tempe & Tahu VS Pizza & Keju

Tempe
"Ihh...aneh rasanya"..seru si pengecap ketika potongan keju teramat kecil masuk kedalam mulutnya..rasanya tak heran bila benda yg terasa asing tersebut membuat selera makannya turun drastis, krna satu hal TIDAK TERBIASA!si pengecap tersebut adlh org pribumi asli d sebuah dusun kecil yg kesehariaanya terbiasa menelan gorengan tahu&kawan sejatinya tempe...

Seiring waktu yg semakin larut dalam modernisasi global,berganti&terus berganti, hal yg illogical&impure pun terasa biasa2 saja, termasuk sipribumi...Di satu kota besar di sebuah Resto,tepat di tengah2 ruangan, meja yg bulat diatasnya tersaji Pizza cmpurannya pun full keju dan yg menikmatinya adalah si pribumi.


Hemm, dia tidak sendiri tapi dngan kwannya si orang asing dri negara tetangga..berdua menikmati obrolan sambil sesekali mengambil potongan Pizza rsa keju tsb kedalam mulut mereka...dan, ohh apa yg terjadi dengan si pribumi sesaat terdiam sambil mengunyah dan... oh, mereka pun melanjutkan pembicaraan dengan topik seru! Tanpa sedikitpun tersirat wajah aneh dri si pribumi. Kemana rasa 'aneh' yg biasa di ucapkan si pribumi apabila ada keju&bahkan pizza didalam mulutnya seperti ucapannya waktu didusun dulu? Apakah yg dimakannya s'karang yakni Pizza&keju telah menggantikan rasa nikmat dari Tahu&tempe yg biasa dikecapnya??

Ternyata jawabannya, TELAH TERBIASA! Ya,Si pribumi mengalami masa2 transisi yang akhirnya menghantarnya pada HARUS TERBIASA sehingga yg TIDAK TERBIASA kini menjadi TELAH TERBIASA..

Apakah berarti tidak ada lagi tempat bagi Tahu&tempe di daftar makanan pribumi? Jawabnya Masih ada bahkan hampir seimbang dgn Pizza&keju..
Apakah berarti Pizza&keju s'karang menjadi saingan dari Tahu& tempe? Jawabnya tidak saingan tapi kawan..
Mengapa?? karena Perbedaan yg dulu ada antara Tahu&tempe dengan Pizza&keju bukan karena yg satu lebih dari yg lain atau sebaliknya kurang dari yg lain namun justru karena KETIDAKTAHUAN dari si pengecap tentang arti kekayaan dlm perbedaan yg melahirkan KESEIMBANGAN
Dan kini si pengecap, pribumi itupun tidak lagi pernah mengeluarkan kata 'aneh' apabila mulutnya menelan makanan yg tidak biasa baginya. Karena meskipun dia tidak sadar akan hal ini, namun si pribumi harus setuju bahwa kini hal 'aneh' pun dapat menjadi bagian hidup kita yg dpat melahirkan efek positif apabila kita berupaya untuk tidak cepat berpikir NEGATIF terhadap sesuatu hal yg TIDAK TERBIASA bagi kita, untuk memberikan kesempatan sehingga siapa tahu hal TIDAK TERBIASA itu akhirnya menjadi TELAH TERBIASA & akhirnya BIASA yg tentunya bisa membawa dampak positif bagi individu ddlmnya ataupn disekitarnya asalkan dgn bijak kita menyeleksi setiap perbedaan.
Dan..bgmna cara pandangmu tentang perbedaan??

Berilah tempat bagi Tahu&tempe dgn Pizza&keju bahwa mereka seharusnya bukan lawan tapi kawan yg sama2 memberi rasa 'kenyang' pada si penikmat...

Ditulis oleh Sandra Paula Binambuni. Terima Kasih Sandra untuk tulisan yang inspiratif.

2 komentar:

  1. sekedar info:
    Pizza itu sebenarnya makanan rakyat jelata di pinggiran Italia yg sempat dilarang oleh kerajaan tapi kemudian menjadi makanan favorit di Itali karena diterima di kerajaan. (selengkapnya lihat Intisari edisi Juli)

    BalasHapus
  2. Terima kasih untuk infonya... Walaupun begitu, karena yang tulis artikel ini orang indonesia asli, yang juga mungkin lebih dekat dengan tahu dan tempe, maka pizza diambil sebagai bagian cerita biar kelihatan jaraknya dari tahu dan tempe.... hehehe... kira-kira begitu. But Thanks anyway...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.