Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

Kecantikan Sulut dalam rangkaian foto-foto Kapolda

Hari Minggu, 7 Juni 2009 yang lalu merupakan salah satu momen bersejarah bagi bumi Sulawesi Utara beserta seluruh masyarakatnya. Betapa tidak, di hari itu telah diluncurkan sebuah buku unik dengan judul "North Sulawesi Lanscape - from the eyes of BEKTO". Mengapa dikatakan unik? karena buku ini berisi foto-foto yang di-jepret oleh Kapolda Sulawesi Utara, Bekto Suprapto. Menurut Agus Leonardus, seorang Fotografer, buku ini merupakan buku pertama dan satu-satunya yang dibuat di dunia tentang Alam Sulawesi Utara.

Bertahun-tahun lamanya dalam sekian banyak buku, rata-rata menulis tentang Bunaken, padahal Taman Laut Bunaken hanyalah bagian terkecil dari sekian besar bumi Sulawesi Utara. Bahkan tragisnya mungkin Sulawesi Utara tidak terlalu dikenal oleh dunia. Yang ada hanya kata Indonesia, Bali, dan daerah lain sudah lebih dulu terekspos keluar.

Akan tetapi mulai dari sekarang, Sulawesi Utara akan mulai dilihat langsung lewat buku ini. Saya secara pribadi belum sempat melihat isi buku ini, namun secara umum foto-foto di dalamnya sudah saya lihat karena di hari yang sama dilaksanakan Pameran Foto Lanscape tentang foto-foto dari buku tersebut.

Sebagai orang awam saya terkagum-kagum dengan hasil foto Pak Bekto. Hal ini karena semua foto terlihat jelas dan spektakuler. Bahkan seperti melihat buku perpustakaan, saya sangat takjub karena hampir semua foto yang saya lihat di buku ini, lokasinya belum pernah saya datangi. Untung saja ada foto pak Bekto. Sebenarnya saya ingin keluarga dan teman-teman saya melihat foto-foto ini juga, tapi sayang sekali acara tersebut sangat 'privat' dan hanya terbatas para undangan saja. Mudah-mudahan ada waktu buat Pak Bekto untuk memperlihatkan kepada umum.

Kemudian dari pada itu, saya kagum karena buku ini telah di-pre launched pada acara WOC dan CTI Summit 2009 yang lalu. Menurut informasi, semua Head of Delegation serta peserta bahkan Kepala Negara yang hadir langsung mendapatkan buku ini di tangan mereka. Wow... berarti sekarang ini Sulut sudah makin terkenal ya!

Tapi yang menjadi masalah :

  1. Kenapa harus seorang Bekto (kalo tidak salah Pak Bekto orang Yogya kan?) yang jeli melihat keindahan Sulawesi Utara? Orang Manado, Minahasa (semua), Bolmong, Sangihe Talaud, pada ke mana sekian tahun ini?
  2. Kalau sekarang sudah ada buku foto-foto tentang keindahan alam, mungkinkah akan ada buku tentang kebobrokan gaya hidup masyarakat Sulut (ini untuk koreksi ya)?
  3. Kapan saya bisa mendapatkan buku pak Bekto ini? Dengar-dengar harganya mahal sekali ya pak?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.