Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

Faceebook semakin mengikat dunia....

Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook
Beberapa hari terakhir, banyak pengguna Facebook yang mengomentari soal akan ditutupnya situs jejaring sosial ini. Semua pada sibuk men-download ulang foto-foto mereka. Malahan ada yang sudah menyampaikan pesan-pesan terakhirnya, kayak orang meninggal aja. Padahal kalaupun Facebook ditutup pada akhirnya, itu bukan berarti "The end of the world" kan? Masih banyak hal lain yang lebih penting dari Facebook untuk dikerjakan. Hal positifnya, setiap orang akan berteman dengan cara yang nyata dibanding sekedar berteman dan bertegur sapa di facebook.

Akan tetapi melihat kecenderungan ini kelihatannya banyak orang seakan-akan tidak bisa hidup tanpa facebook. Lebih banyak lagi yang bergantung pada facebook untuk melanjutkan hidupnya. Pada tanggal 1 Januari yang lalu The Telegraph mengeluarkan data-data penting berkaitan statistiknya Facebook sepanjang tahun 2010. Cobak simak angka-angkanya :


Status hubungan sepanjang tahun 2010:
- kurang lebih 43.869.800 akun mengubah statusnya menjadi Single
- kurang lebih 3.025.791 akun mengubah statusnya menjadi "It's complicated"
- kurang lebih 28.460.516 akun mengubah statusnya menjadi In a relationship
- kurang lebih 5.974.574 akun mengubah statusnya menjadi Engaged
- kurang lebih 36.774.801 akun mengubah statusnya menjadi Married.

Jika diamati, apa saja yang terjadi di dalam Facebook dalam durasi 20 menit? Berikut statistik yang tercatat:
- kurang lebih 1 juta link di-share di Facebook dalam kurun waktu 20 menit
- kurang lebih 1.323.000 foto baru di-tag (ditandai)
- kurang lebih 1.484.000 undangan acara atau event terkirim
- kurang lebih 1.587.000 posting di Wall
- kurang lebih 1.851.000 update status
- kurang lebih 1.972.000 permintaan menjadi teman (friend request) diterima
- kurang lebih 2.716.000 foto diunggah
- kurang lebih 10.208.000 komentar terkirim
- kurang lebih 4.632.000 pesan terkirim
- kurang lebih 7.657.000 meng-klik 'Like'

Di usianya yang mendekati ke tujuh tahun sejak berdiri, Facebook sudah berhasil mengalahkan situs raksasa di Internet Google. Yang lebih luar biasa lagi adalah Indonesia tercatat sebagai negara pengakses Facebook terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Makanya tidak heran kalau banyak rekan-rekan kita yang hampir semaput waktu dengar berita tentang penutupan Facebook.

Bila diamati lebih lanjut angka statistik yang dikeluarkan oleh Telegraph kurang lebih menyatakan:
  1. Ada banyak aktivitas yang dilakukan di Facebook oleh manusia di seluruh dunia hanya dalam waktu 20 menit. Ini membuktikan bahwa tidak ada lagi batas dalam hal jarak dan waktu.
  2. Banyak orang yang membangun komunikasi dan hubungan dengan orang lain walau hanya lewat dunia maya. Ini justru menjatuhkan pandangan lama yang menyatakan "Tak kenal maka tak sayang". Karena banyak orang yang tidak pernah ketemu dan kenalan akhirnya bisa saling kenal bahkan nsaling menyayangi di Facebook.
  3. Yang berbahaya justru pada poin ini, lebih banyak orang yang berganti status "Single" daripada "Married". Pertanyaan besar muncul, apakah mereka yang berganti status menjadi single itu dari sekedar berpacaran atau married...? Wow... bagaimana dengan yang statusnya menjadi married ya?
  4. Dalam waktu 20 menit saja ada lebih dari 10 juta komentar yang dikirim. Bila 1 komentar dari satu orang maka dalam 20 menit tersebut ada 10 juta orang yang lagi nongkrong di Facebook. Coba kalo mereka diajak kerja bakti bersihkan sampah, pasti tidak ada kota di dunia yang bermasalah dengan sampah....
Masih banyak hal yang bisa ditarik dari data ini tapi pada dasarnya tidak ada yang menyebutkan jumlah keuntungan yang diraih seseorang saat nongkrong di Facebook. Mungkin ada yang mendapatkan keuntungan dari Facebook tapi itu pun tidak banyak, lebih banyak rugi yang kita dapat.... Mungkin saatnya introspeksi dari sekarang, apakah Facebook benar-benar vital untuk ditongkrongin tiap menit? luangkan waktu juga dong untuk baca Alkitab atau berdoa... itu lebih banyak manfaatnya, iya kan?

PS: Himbauan ini juga berlaku untuk Penulis. Terima Kasih.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.