Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

Bagaimana merayakan Valentine ?

Setiap tanggal 14 Pebruari banyak orang pada heboh dengan "Valentine". Mulai dari baju warna pink, tas pink, sepatu pink, gadget pink, mata pink, rambut pink, sampe gigi pink. Momen hari kasih sayang memang dirayakan orang dengan macam-macam cara. Berikut tanggapan Hati Pitate tentang cara-cara orang merayakan Valentine.

  • Kirim atau kasih bunga Cara
    ini memang sudah "old style" tapi masih banyak juga yang melakukannya sekarang. Kata orang "Say it with flower!" Hm, lumayan bergaya sih, apalagi kalo bunga yang dikasih adalah Mawar Merah. But please, bunganya dibeli ya jangan metik di halaman rumah orang atau ambil punya mama yang udah ditaruh di vas bunga sejak mama umur 17 tahun. Malah pernah kejadian, gara-gara valentine ni cowok metik bunganya orang. Karena takut ketahuan dia ngambilnya pas malam-malam. Sakit takutnya dia, malah ambil bunga kamboja. Emangnya mo siarah...

  • Kasih Coklat  Sebenarnya ini tidak beda dengan bunga. Malah buat cewek mestinya marah kalo dikasih coklat. Bayangkan saja kalo cewek menerima coklat ukuran 1 Kg dari 10 orang cewek, plus pesan pendek yang nempel bertuliskan "diabisin ya honey.... love u...." Kira-kira akan bertambah berapa kilo berat badan si cewek? Para cowok itu sebenarnya sayang atau mau merusak penampilan?

  • Kasih Kartu Ucapan  Cewek ato siapa pun yang terima kartu ucapan mesti hati-hati. Dengan harga kartu yang sekitaran lima ribuan, kira-kira berapa banyak kartu yang diedarkan oleh si pengirim. Mana yang tulus dan mana yang modus ya kira-kira? Tapi ada juga yang menambahkan isi pesannya "jangan dilihat dari kartunya ya, yang penting adalah niatnya...." Hehehe... orang pelit bela diri....

  • Kasih Boneka Warning buat para cowok atau siapa pun yang mau kasih ucapan Valentine dengan Boneka. Anda salah besar. Bayangkan bonekanya akan dipeluk setiap malam waktu mau tidur. Dibawa ke mana-mana, dicium, dibelai, dan dijaga baik-baik. Eh pas ditanyain, "siapa yang kasih tu boneka?" pasti dianya jawab "Aduh lupa tuh... siapa ya?" Apalagi kalo yang kasih boneka lebih dari 3 orang dan bonekanya pada mirip... Hm, dijamin deh, bonekanya diingat dan anda dilupakan.

  • Kirim SMS Mesra Langsung aja dibalas "ikut paket SMS ya..." Tahu dari mana? hitung saja berapa jumlah karakter yang ada di sms. Pasti sedikit kan? layar HP saja tdk penuh. Ini kan cuma kartu ucapan tapi versi elektrik.

  • Broadcast Message  Buat yang kirim BM utk selamat Valentine, sebaiknya dihentikan cara ini. Sekarang orang sudah malas baca BM, malah banyak yang begitu lihat BM, langsung "end chat". Buat yang nerima BM Valentine, langsung "end chat" saja. Orangnya gak tulus tuh. Masak 1 orang bisa punya perasaan dan rasa sayang yang sama ke ratusan orang...

  • Valentine's Party  Merayakan valentine dengan bikin pesta, kecil atau besar, sebenarnya tidak ada faedahnya. Apalagi kalo sampe melakukan hal-hal negatif kayak drugs, free sex, atau malah ada berkelahi karena mabuk. Itu bukan ekspresi rasa sayang. Itu Valentine yang merusak dan pastinya sangat bertentangan sedangan semangat Valentine.

  • Mengungkapkan Perasaan Cinta Nah cara ini tetap mujarab di berbagai tempat dan waktu. Katanya sih seorang cowok yang menyatakan cinta di hari Valentine berarti orangnya romantis. Menurut pakar di Hati Pitate, sebaiknya cewek jangan menerima cowok yang begituan. Pertama, itu menandakan si cowok orangnya emosian atau malah munafik. Kalo memang cinta dan sayang kenapa harus nunggu valentine. Memangnya rasa sayang cuma muncul di hari valentine. Atau mungkin saking hanyutnya dia dengan suasana perayaan Valentine makanya dia bilang cinta, besok paginya bisa aja dia lupa. Kedua, tahun ini dia menyatakan cinta ke kamu pas valentine. Nah tahun depan apa akan ada lagi momen menyatakan cinta? tapi ke siapa? terus tahun sebelumnya juga sama siapa? jangan-jangan momen katakan cinta dijadikan ritual tiap valentine. 1 tahun 1 orang....

Saran dari Hati Pitate :
Rayakanlah Valentine dengan orang yang tepat :
  1. Dengan Tuhan Yesus. Nah ini baru tepat. Kita bilang sayang ke orang yang amat sangat sayang sama kita. Malah Dia bela-belain mati buat menebus kita dari dosa, untung aja Dia bangkit lagi. Jadi ada kesempatan buat kita bilang terima kasih dan langsung aja Katakan Cinta. 
  2. Dengan Orang Tua. Kalo orang tua kayaknya tidak perlu bukti lagi kan kalo mereka juga sayang sama kita. Buktinya kita masih hidup dan baca tulisan ini. Pertanyaannya, sudah berapa kali kita bilang "I Love You Mom...." atau "I Love You Dad..." 
  3. Dengan Saudara. Kayaknya tidak ada salahnya kalau mulai sekarang kita juga akui dengan jujur kalo kita sebenarnya sayang dengan kakak, adik, om, tante, kakek, nenek, atau siapa pun yang memiliki hubungan saudara dengan kita. Karena di saat terburuk sekalipun, mereka pasti hadir menemani kita. 
  4. Dengan Suami / Istri. Yang ini sering terlupakan. Jujur saja, di saat kita kirim SMS, BM, atau kasih ucapan "Happy Valentine" ke teman atau kenalan, tapi sudahkah kita mengucapkannya dengan suara yang terdengar di hadapan pasangan hidup kita, baik Suami maupun Istri? Padahal mereka tidak mengharapkan kado, bunga, atau sms dari kita di hari Valentine. Tapi saat kita mengucapkannya mereka tahu kalau rasa cinta dan sayang itu masih ada. Yang penting dari hati ya... Hehehe.... bukan kamuflase...
  5. Dengan Anak. Banyak kali orang tua apalagi yang termasuk Ortu Gaul, sibuk sekali kirim ucapan atau gambar via HP sepanjang hari. Tapi malah tidak pernah kasih ucapan itu ke anaknya. Pasti ada yang bela diri "kan udah tahu kalo sayang...." atau "ah, tiap hari ketemu juga kok..." tapi coba tanyakan ke diri kita, kenapa kita mau sibuk-sibuk bilang happy valentine ke orang lain kalau ke anak saja tdk mampu. Berarti semua hanya formalitas dong.
  6. Dengan Bos di Kantor. Walaupun ini agak impossible dan beresiko terutama kalo kamu seorang cewek, lajang, dan bossnya seorang Bapak yang telah berkeluarga. Tapi kalo sekedar kasih ucapan saja di ruangan kantor kayaknya tidak berbahaya. Memang tidak terlalu penting juga, tapi siapa tahu bermanfaat kalo kamu perlu pinjaman dari kantor atau saat kenaikan gaji. Siapa tahu ada pengaruhnya.... 
Punya tanggapan tentang ini jangan lupa tulis di kolom komentar ya. Biar semua pada tahu.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.