Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

Sejarah Pelabuhan Manado, Kuala Jengki, dan Kampung Texas


Pelabuhan Manado
Saya menemukan sebuah tulisan menarik tentang bagian dari sejarah kota Manado yang sampai sekarang ini pun saya tidak tahu. Merasa bahwa ini adalah fakta lama yang jadi baru buat saya, maka saya pun coba share catatan tersebut suapaya semua pengunjung, terlebih khusus orang Manado, juga tahu tentang sejarah tempat tinggalnya.

------
"Jikalau tidak segera ditulis akan hilang dari ingatan dan jika hilang dari ingatan maka untuk memperoleh kembali informasi berharga tersebut memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar serta belum tentu akan mendapatkannya kembali, sebab para pengingat sejarah mungkin sudah tidak ada lagi." demikian penulis yang pada tanggal 3 Nopember 2013 berkesempatan pulang kampung dari Jakarta ke Manado, selain berkumpul bersama keluarga, penulis juga pesiar berkeliling Kota Manado menikmati berbagai pemandangan dan menikmati masakan khas Manado/Minahasa di Mall dan Restoran. 

Kota Manado memang Indah dan Eksotik pemandangannya sekaligus kaya akan cerita sejarah masa lalu yang mungkin belum banyak orang yang tahu tentang Sejarah Kota Manado. Pada tanggal 4 Nopember 2013, penulis yang gemar membaca kisah-kisah/catatan Sejarah mendengar bahwa ada satu Orang Tua/Opa di Sindulang yang mempunyai atau mengetahui cerita tentang Sejarah Penduduk Borgo dan beberapa nama Kampung di Kota Manado termasuk tentang Sejarah Pelabuhan Manado dan Kuala Jengki, Orang Tua/Opa tersebut bermarga “HOWAN” yang berusia 81 Tahun. 

Opa Howan menuturkan bahwa Pelabuhan Manado saat ini yang terdapat di sebelah barat Kelurahan Calaca atau tepatnya disamping Pasar Bersehati Manado, katanya dahulu merupakan Mulut/Muara dari Sungai/Kuala Tondano dan Pemukiman dari Penduduk Walak MANADO, namun pada zaman Belanda, Mulut/Muara dari Sungai/Kuala Tondano tersebut kemudian diblok atau ditimbun dengan galian tanah di wilayah sekitar Kelurahan Calaca sehingga Mulut/Muara dari Sungai/Kuala Tondano berpindah mengalir dan dikenal oleh Orang Manado saat ini sebagai KUALA JENGKI. Kata JENGKI sendiri berarti atau bermakna PENAMPILAN BARU, yang jika dikaitkan dengan Makna Sejarah maka KUALA JENGKI adalah Mulut/Muara dari Sungai/Kuala Tondano berpindah mengalir dari Mulut/Muara yang Lama (Pelabuhan Manado) ke yang Baru (Sebelah Utara Pasar Bersehati = Kuala Jengki). Atau kata lain bahwa sebenarnya Mulut/Muara Sungai/Kuala Tondano pada zaman dulu bermuara di Pelabuhan Manado saat ini. 

Dengan demikian, Baptisan yang dilakukan oleh Pater DIOGO DE MAGELHAES kepada Penduduk Manado ± 1500 orang selama 14 hari terjadi di Pelabuhan Manado saat ini. Penulis kemudian mencoba mengkonfirmasi cerita dari Opa Howan tersebut dengan Foto Pelabuhan Manado dan Mulut/Muara Sungai/Kuala Tondano pada zaman Belanda dan keadaannya pada saat ini sebagaimana terlihat pada gambar. 

Menyoal keberadaan Kampung TEXAS yang sedang menjadi Polemik karena mungkin ada sesuatu disitu yang tidak dikehendaki oleh Mayoritas Masyarakat/Penduduk Asli saat ini, dimana sebelum disebut Kampung TEXAS, disitu disebut Kampung HAVEN pada zaman Belanda dimana HAVEN dalam Bahasa Belanda artinya PELABUHAN = BANDAR yang dalam dialek Orang Manado disebut BENDAR. Dan Nama Kampung TEXAS sebenarnya bermula dari kisah Pemutaran Film di Bioskop Benteng dekat Pelabuhan Manado yaitu Film “TEXAS ADIOS” yang diperankan oleh Franco Nerro yang Populer Tahun 1967 sehingga kemudian kawasan tersebut dikenal menjadi Kampung Texas tempat para Pedagang dari Dunia Entah Berantah dan para Preman Manado menyambung hidup, singkat kata bahwa keberadaan Kampung TEXAS tergolong baru yakni sekitar Tahun 1970 an. 

Demikian kilasan Sejarah ini disampaikan.

Sumber : Diadaptasi dari Postingan FB FanPage Manado

----------- 

Hai...

Anda senang dengan artikel ini silahkan berikan jempol dan pastikan beri komentar yang positif ya.
Anda bisa juga membagikannya ke teman, sahabat, keluarga, atau rekan kerja. Gampang kok... klik saja salah satu icon media sosial yang ada di bagian kiri layar (kanan anda) sesuai selera anda. Biar bisa semakin banyak orang yang tahu dan ikut senang juga. Ketemu lagi ya di postingan berikutnya.

Salam hangat,

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.