Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

Maukah kamu jadi PAHLAWAN ?

Sobat Hati Pitate,

Kamu menyimak logo peringatan Hari Pahlawan tahun 2016?



Sebuah pesan singkat muncul di situ, "SATUKAN LANGKAH UNTUK NEGERI". Ada kalimat ajakan untuk menyatukan langkah. Sederhana dan terkesan biasa-biasa tapi bila ditinjau lebih dalam maka akan bisa dirasakan betapa urgennya ajakan ini untuk disampaikan dan dilaksanakan oleh semua anak negeri.

Indonesia saat ini sudah tidak dalam masa perjuangan merebut kemerdekaan. Bukan juga dalam masa awal kemerdekaan. Tapi kita sudah ada di masa untuk memajukan negara yang kita cintai ini. Rakyat sudah banyak, pembangunan terus berjalan, orang kaya juga makin banyak sekalipun yang di bawah garis kemiskinan msh banyak. Orang-orang Indonesia sekarang pada pintar dan berkeinginan maju dan memajukan negerinya.

Tapi yang disayangkan adalah... Masih banyak yang maju di jalannya sendiri-sendiri. Semua berlomba untuk maju ke arah masing-masing tanpa peduli gerak orang disekitarnya. Semua mengejar impian dan harapannya sendiri dengan segala daya upaya, banyak konglomerat yang bermunculan. Banyak putra bangsa yang menonjol prestasinya di dunia internasional.

Bagaimana dengan bangsa ini? Belum banyak perubahan kecuali perubahan fisik dengan menjamurnya mall serta real estate. Belum banyak peningkatan yang berarti kecuali peningkatan jumlah penduduk dan angka kriminalitas. Masih mudah disulut emosinya, masih gampang saling serang dan menjatuhkan. Masih kurang lebih sama dengan era 60-an yang gampang sekali dibodohi oleh paham-paham menyimpang.

Ironis sekali dibandingkan dengan beberapa figur yang mendunia dan namanya dikenal oleh Presiden AS sekalipun. Ini menyedihkan dan tidak bisa dibiarkan terus berlangsung. Titik awalnya adalah motivasi diri ketika melangkah di garis start. Semua hanya mengejar kepentingan pribadi atau golongan. Tidak pusing dengan rekan tim yang berjalan atau berlari di sampingnya. Begitu ada yang lebih baik malah disikut dan dijegal, mungkin takut keduluan finish.

Ada yang salah ucap langsung diserang tapi ada yang diam juga ikut dicerca. Ah kita semua harus malu dengan keadaan ini. Kalau dibiarkan, mungkin 10 hingga 20 tahun depan orang Indonesia akan malu dan enggan pulang ke tanah air karena kondisi yang mengkhawatirkan.

Kalau sudah begitu betapa sayangnya jasa dan upaya para pahlawan yang telah "memerdekakan" negeri ini. Mereka mati-matian berjuang melawan penjajah, tapi kita sekarang berjuang melawan egoisme saja tidak rela.

Indonesia harus berubah. Kita harus sepakat berjalan bersama dan saling menguatkan. Saling bantu mencapai keberhasilan sambil tetap mengulurkan tangan kepada mereka yang masih belum mampu berjuang. Dengan begitu Indonesia secara menyeluruh dan bersama-sama akan bisa mengecap era kejayaan. Dengan menyatukan langkah tidak akan ada yang tertinggal, karena ketertinggalan itu adalah cela dan pintu menuju kehancuran.

Satukan langka dan rapatkan barisan. Orang yang memiliki keinginan seperti ini, dialah PAHLAWAN yang sedang dibutuhkan oleh ibu pertiwi. Maukah kamu jadi Pahlawan ?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.