Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

Rencana Allah Yang Terbaik Bagi Kita

Sobat Hati Pitate,


Melihat judul di atas pasti semua akan bilang "Amin", tapi saat ditanya kenapa kita menyetujuinya, hanya sedikit dari kita yang mampu memberi penjelasan selengkapnya. Berikut Hati Pitate berbagi 3 hal mendasar yang membuktikan hal tersebut.

Allah Bisa Melihat Masa Depan

Alasan paling besar yang membuktikannya adalah, karena Allah Bisa Melihat Masa Depan. Sedangkan kita manusia tidak mengetahui apa yang akan terjadi kemudian, walau hanya beda 1 menit dari sekarang. Paling hebat kita hanya bisa menebak atau memperkirakan apa yang akan terjadi nanti di masa depan, itu pun tidak ada yang bisa memastikan. Sementara Allah bisa tahu dengan tepat dan pasti apa yang akan terjadi besok, lusa, minggu depan, tahun depan, bahkan sampai kapan pun. Bahkan Allah tahu apa yang terjadi di saat tergelap dalam hidup kita. 

Yesaya 46:9-10 (TB) berkata "Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana," Jadi bagaimana mungkin kita tidak percaya dengan rencanaNya? 

JalanNya Lebih Tinggi dari Jalan Kita

Kadang kita terlalu sok tahu tentang apa yang terbaik untuk masa depan kita. Tapi Allah sendiri berkata dalam Yesaya 55:8 (TB),  "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN."

Rencana manusia lebih sering menemui kegagalan di depan mata, tapi rencanaNya kekal dan tidak berubah sampai selama-lamanya (bnd. Maz 33:11). Bila ada yang coba mengira-ngira setinggi apa rencana Allah dibandingkan dengan rencana manusia, maka kesaksian Alkitab sangat jelas berkata, "Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu." (Yes. 55:9)

Manusia Berencana Tapi Allah yang Menentukan

Manusia banyak kali beranggapan dapat merencanakan kemana harus melangkah dan pergi, padahal Firman Tuhan telah jelas menyatakan, "Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya." (Ams. 16:9) serta "Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana." (Ams. 19:21)

Kita pikir telah menentukan tujuan akhir tapi "Langkah orang ditentukan oleh TUHAN," (Ams. 20:24), entah kita sadari ini atau tidak. Bahkan Yeremia bilang bahwa manusia tidak punya kuasa untuk menentukan jalan hidupnya dan orang yang berjalan tidak punya kuasa untuk menentukan jalannya. (Bnd. Yer. 10:23)
---

Masih ada terlalu banyak lagi hal yang bisa menunjukkan bahwa Rencana dan Jalan Allah jauh lebih tinggi dan lebih dari semua yang mampu manusia pikirkan. Tapi di atas adalah 3 hal dasar pemikiran bagi kita agar lebih baik mempercayakan masa depan kita pada Allah daripada mengandalkan rencana kita sendiri. Ini bukan berarti kita tidak perlu membuat perencanaan, tapi kita mesti imani bahwa pada akhirnya Jalan Tuhanlah yang terbaik bagi kita. Karena Dia yang tahu masa depan kita. (Superdad)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.