Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

15 Wisdom dan Sukses by Andrie Wongso - Bagian 1

Ini adalah ringkasan buku "15 Wisdom" oleh Andrie Wongso. Semoga bisa memberikan inspirasi bagi mereka yang belum baca buku aslinya. Ada 15 Nasihat dari kisah negri Cina yang diceritakan oleh Bapak Andrie Wongso dalam bukunya tsb.

1. BESI BATANGAN DI GOSOK MENJADI JARUM
Selama memiliki keteguhan hati, besi batanganpun bisa digosok menjadi sebuah jarum.Sikap keteguhan hati mengandung keyakinan, kesabaran, keuletan, konsistensi dan semangat juang yang terus menerus tanpa henti sampai tercapainya apa yang di inginkan.

2. BATU PENGHALANG DI JALAN
Alkisah, seorang raja yang pandai dan bijak bermaksud menguji kerajinan dan kepedulian rakyatnya dengan cara yang unik. Pada suatu sore, sang raja diam-diam meletakkan sebongkah batu di tengah jalan yang sering dilewati orang. Letak batu itu persis di tengah jalan sehingga tidak enak dipandang dan menghalangi langkah orang.
Ternyata raja ingin tahu apa reaksi rakyatnya yang berlalu lalang di jalan tadi. Ternyata dari beberapa rakyat yang lalu lalang di sana tidak ada seorang pun yang memindahkan batu tsb tapi mereka semua hanya melewati saja batu itu. Tidak lama kemudian, seorang muda miskin berjalan melewati jalan itu. Ketika melihat batu penghalang tsb, dia berkata dalam hati "Hari sudah mulai gelap. Bila orang melintas jalan ini dan tidak berhati-hati pasti akan tersandung. Batu ini bisa mencelakai orang" Walaupun letih karena bekerja keras seharian, pemuda ini masih mau bersusah payah memindahkan batu penghalang ini ke pinggir jalan. Setelah berhasil batu itu dipindahkan, pemuda itu terkejut melihat sebuah benda tertanam di bawah batu itu yang berbunyi "Untuk Rakyatku yang rela memindahkan batu penghalang ini. Karena engkau telah menunjukkan kerajinan dan kepedulianmu kepada orang lain, maka terimalah lima keping emas yang ada dalam kotak ini sebagai hadiah dari rajamu". Maksud dari kisah ini adalah bila kita menghadapi semua batu penghalang tanpa ada rasa beban, maka selalu akan ada hikmah dan pelajaran yang mampu mematangkan dan mendewasakan mental kita. Hadapi dengan berani setiap batu penghalang.
3.JANGAN TAKUT - JANGAN PERNAH MENYESAL
Jangan takut mengandung motivasi yang dapat melahirkan kekuatan keberanian untuk bertindak. Jangan takut menentukan cita-cita yang tinggi! Jangan takut mencoba! Jangan Takut menerima tantangan! Jangan takut memeras keringat! Jangan Takut mengemban tanggung jawab yang lebih besar!
Namun adakalanya, hasil perjuangan tidak sesuai dengan harapan. Hambatan seolah memang diciptakan untuk menghadang kita. Perjuanganpun bisa gagal total. Ini bisa membuat kita merasa tidak puas, kecewa, penyesalan. Kata bijak berikutnya adalah JANGAN PERNAH MENYESAL. Buang jauh2 pikiran negatif kita. Penyesalan tidak akan mengubah apapun, malah hanya membebani dan menghambat langkah kita ke depan. Mampu menerima hasil perjuangan apa adanya adalah bijaksana, tapi mau tetap bangkit dengan apa adanya kita hari ini adalah luar biasa!!! Selama kita telah berjuang memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, apapun hasilnya, sukses atau gagal, yang pasti semangat perjuangan itu telah memiliki nilai ksuksesan tersendiri.

4.KEBIASAAN YANG DIULANG
Dikisahkan, di Tiongkok pada zaman dahulu kala, hidup seorang panglima perang yg sangat terkenal karena memiliki keahlian memanah yg tiada tandingannya. Suatu Hari, sang panglima ingin memperlihatkan keahliannya memanah kepada rakyat banyak. Lalu diperintahkan kepada prajuritnya agar menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah. Setelah semua siap dan perangkat memanah sudah di tangannya, sang panglima pun memasuki lapangan dengan penuh percaya diri yang tinggi. sesaat kemudian sang panglima mulai menarik busur dan melepaskan anak panah satu per satu ke arah sasaran. shut..shut..shut.. anak panah-anak panah pun tertancap tepat di sasarannya. Rakyatpun bersorak sorai dan bersuit suit menyaksikan kehebatan sang panglima. Tapi tiba-tiba menyeruak seorang penjual minyak yang sudah tua. Ia menyeletuk keras "Panglima memang hebat! Tapi kehebatan panglima itu hanyalah keahlian yg di dapat dari kebiasaan kecil yg dilatih terus-menerus!"
Sontak panglima dan penonton yang tadi meneriakkan pujian memandang dengan tercengang ke arah orang tua penjual minyak tadi. Mereka bertanya-tanya, apa maksud perkataan orang tua tsb. Penjual minyak itu tahu perkataanya barusan mendapat reaksi kurang bersahabat. "Tunggu sebentar..!" ujarnya, sambil tiba-tiba beranjak dari tempatnya, lalu mengambil sebuah uang koin kuno yang memiliki lubang kecil di tengahnya. Koin itu di letakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Lalu dengan penuh keyakinan, ia ambil gayung berisi minyak dan menuangkannya dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi. Tak berapa lama botol guci pun terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tadi!. Panglima dan penonton tercengang lalu mendadak bersorak sorai menyaksikan demontrasi keahlian tsb. "Hebat...Hebat.... luar biasa!" teriak mereka. Dengan penuh kerendahan hati, orang tua penjual minyak membungkukan badan memberi hormat ke sang panglima, sambil mengucapkan kalimat bijaknya. Shu Neng Sheng Qiao.... Kebiasaan yang di ulang terus-menerus akan melahirkan keahlian..." Sang panglima pun manggut manggut dan membalas salam hormat dari penjual minyak.

5.MIMPI SANG RAJA
Alkisah, di suatu malam seorang raja terbangun dari tidurnya. Rupanya, sang raja baru saja mendapat mimpi buruk yang penuh teka-teki. Dengan napas masih terengah-engah, sang raja berteriak memanggil hulu balang kerajaan. "Hulubalang....panggil peramal istana sekarang juga. Cepaaaat....!" Hulubalang tergopoh-gopoh pergi untuk mencari peramal tanpa berani bertanya siapa peramal yang dikehendaki sang raja. Tak lama, seorang peramal kerajaan menghadap. Raja langsung membeberkan mimpinya dan meminta si peramal mengartikannya. "Aku bermimpi aneh sekali. Dalam mimpi itu, gigiku tanggal semua. Hah...pertanda apa ini?" tanya sang raja. Setelah mengadakan perhitungan penanggalan secara cermat dan teliti, dengan sedih si peramal berkata "Mohon ampun, Baginda... Dari penerawangan hamba, mimpi itu membawa pesan, bahwa kesialan akan menimpa Baginda. Karena setiap gigi yg tanggal itu berarti seorang anggota keluarga kerajaan akan meninggal. Jika semua gigi tanggal berarti kesialan besar, semua anggota keluarga kerajaan akan meninggal dunia." Bagai di sambar geledek, raja pun merah padam mukanya. Perlambang buruk yg disampaikan oleh sang peramal membuatnya marah besar. Raja pun memerintahkan untuk menghukum cambuk badan 20x. Hukuman pun dilaksanakan. Tapi kegundahan sang raja belum mereda. Lalu sang raja pun memerintahkan hulubalang untuk memanggil peramal yg lain. Dan peramalpun menghadap. Kali ini, si peramal kedua setelah mendengar penuturan sang raja, diapun tersenyum."Baginda Raja...dari penerawangan hamba, mimpi itu membawa pesan bahwa baginda adalah orang yang beruntung di dunia. Paduka berumur panjang dan akan hidup lebih lama dari semua sanak keluarga Baginda" kata peramal. Setelah mendengarnya, ada secercah senyum mengembang di muka sang raja. Tampaknya sang raja sangat senang dengan perkiraan peramal kedua tadi. "Kamu memang peramal yang pandai dan hebat. Dan sebagai hadiah atas kehebatanmu itu, aku hadiahkan 5 keping emas untukmu. Terimalah...". Maksud dan point dari cerita di atas yang membedakan peramal satu dan yg kedua adalah kualitas cara penyampaian. Walaupun maksudnya sama, tapi peramal pertama menyampaikan apa adanya tanpa memikirkan dampak negatifnya. sementara peramal yg kedua menjawab dengan cerdik dan bijak. (Bersambung...)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.