Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

Apa yang dibutuhkan Indonesia?

Beberapa hari ini bersama-sama dengan ribuan teman lainnya, kami bergabung dalam Gerakan Lima Juta orang berdoa untuk Indonesia agar diselamatkan dari setiap musibah, bencana, dan erbagai persoalan lainnya. Saya secara pribadi begitu bersemangat dalam Gerakan ini hingga ikut mengundang teman-teman yang lain agar turut serta bergabung. Dan benar saja, ada beberapa rekan yang ikut bergabung setelah mendapat undangan dari saya....

Buat diri saya, semua peristiwa memilukan yang terjadi di bangsa ini merupakan bagian dari kehendakNya yang tidak mungkin untuk lalu begitu saja. Namun tidak ada salahnya jika kita berdoa bagi keselamatan banyak jiwa yang masih terus berada dalam kondisi terancam di daerah rawan bencana. Sementara itu, di pagi ini (02/11) saya agak terkejut dengan berita di TV One yang menyebutkan ada sekitar 16 Gunung Berapi aktif yang saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda aktivitasnya. Di antaranya, Gunung Merapi, Gunung Krakatau, Gunung Bromo, dan juga Gunung Karangetang.

Setelah melihat informasi ini saya tertegun lama sekali.... dan dalam benak saya terbersit pemikiran "... berarti masih ada sejumlah peristiwa bencana yang bisa terjadi dan kemungkinan juga untuk merengut banyak korban jiwa." Oh Tuhan, masih berapa lama lagikah keadaan ini akan terus terjadi? Masih berapa banyak jiwa yang harus terengut layaknya tumbal?



Berita baru terus berubah dan kedengarannya semakin hari semakin menggila... bahkan Gunung Merapi kembali meletus pada saat banyak orang masih terlelap di pagi ini (5/11). Akibatnya, 69 korban tewas kembali menambah panjang daftar korban nyawa akibat meletusnya Gunung Merapi. Saya sangat tersentuh dengan cerita para relawan SAR yang bekerja keras untuk menolong dan mengevakuasi para korban. Seakan tidak memperhitungkan keselamatan diri sendiri mereka masuk ke daerah rawan yang baru saja diguyur awan panas dan hujan abu. Bahkan dengan perlengkapan seadanya mereka berusaha untuk menemukan para korban yang berteriak minta tolong di antara tebalnya abu gunung yang menyelimuti daerah tersebut.

Sementara di sisi lain saya agak jengkel juga dengan penduduk yang tinggal di sekitar gunung merapi. Kenapa di saat sudah mendapatkan peringatan tentang bahaya awan panas, mereka masih saja bertahan di rumah-rumah mereka. Malah ada yang sudah mengungsi malah kembali lagi untuk melihat ternak dan harta benda lain. Kenapa mereka seakan tidak peduli dengan keselamatan mereka sementara banyak orang bertaruh nyawa untuk mereka juga. Sampai kapan mereka bertingkah seperti itu dan menyibukkan banyak orang serta negara.

Negeri ini tengah dijungkirbalikkan oleh sang Penguasa Semesta. Tidak ada pilihan lain kecuali sujud berdoa memohon pengampunan dan meminta agar Tuhan Allah segera mengembalikan negeri ini ke dalam lindungan tanganNya. Tetapi benarkah itu saja yang dibutuhkan oleh Indonesia? Di saat area bahaya yang semakin diperluas, berarti semakin luas juga wilayah beserta penduduknya yang harus di'tobatkan' dan kembali padaNya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.