Header Ads

Beriklan di Hati Pitate

TUHAN TOLONG JANGAN MENGUSIKKU

Tuhan bertanya kepadaku : "AnakKu, mengapa akhir-akhir ini engkau sudah jarang membaca FirmanKu? Aku rindu menyatakan janji-janjiKu buatmu"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Aku sedang sibuk dengan pekerjaanku"

Tuhan berkata kepadaku : "AnakKu, sudah lama Aku tidak mendengar engkau datang kepadaKu untuk berdoa. Aku rindu mendengarkan setiap isi hatimu"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Setiap hari aku kelelahan dan capek, aku butuh istirahat yang cukup dan tidak sempat untuk berdoa"

Tuhan bertanya kepadaku : "AnakKu, engkau sudah terlalu lama menikmati game yang engkau mainkan. Itu tidak baik buatmu. Maukah engkau menghentikannya?"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Aku butuh banyak refreshing, lagipula ini sangat menyenangkanku"

Tuhan bertanya kepadaku : "AnakKu, engkau sudah terlalu banyak menghabiskan waktumu untuk film-film yang engkau tonton. Bisakah engkau menyisihkan sedikit waktumu itu supaya Aku dapat memperlihatkan rencana indahKu buatmu?"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Aku sedang butuh banyak hiburan, lagipula film-film ini sangat bisa menghiburku"

Tuhan berkata kepadaku : "AnakKu, setiap hari engkau banyak menghabiskan waktumu dengan tidur. Jangan malas! Bangunlah! Bangunlah!"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Aku butuh banyak waktu untuk istirahat"

Tuhan bertanya kepadaku : "AnakKu, engkau ingat akan teguran dan nasihat dari temanmu waktu itu? Dengarkan dan terimalah teguran dan nasihatnya. Aku yang telah menyuruhnya untuk menyampaikannya kepadamu"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Semua teguran dan nasihatnya hanya membuatku kesal dan tidak nyaman"

Tuhan bertanya kepadaku : "AnakKu, engkau ingat dengan wajah orang ini? Nah Aku ingin engkau mengampuninya dan mengasihi orang itu"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Aku sedang tidak ingin mengingat wajah orang itu sekarang"

Tuhan berkata kepadaku : "AnakKu, engkau sibuk melayani dengan mengandalkan kekuatanmu sendiri. Engkau lupa mengandalkan kekuatanKu. Luangkan waktumu sebentar untuk berdoa meminta kekuatanKu!"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Aku sedang sibuk melayaniMu. Aku tidak punya waktu untuk berdoa"

Tuhan berkata kepadaku : "AnakKu, engkau sudah lama tidak berkumpul dengan teman-teman komselmu dan pertemuan-pertemuan ibadah. Apakah engkau terlalu sibuk untuk itu? Aku juga ingin engkau menyatu dengan mereka."
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Aku sedang banyak kesibukan akhir-akhir ini. Aku sedang tidak bisa diganggu."

Tuhan berkata kepadaku : "AnakKu, pergilah dan beritakan Kabar Baik buat orang-orang yang belum mengenalKu!"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Sepertinya itu bukan tugasku"
Tuhan berkata kepadaku : "AnakKu, perhatikanlah dirimu! Engkau sudah terlalu dalam jatuh dalam dosa. Sadarilah itu! Akuilah itu! Dan bertobatlah!"
Aku merasa hal itu sangat mengusikku dan aku pun menjawab :
"Tuhan, tolong jangan mengusikku dengan hal itu. Aku tidak bisa melepaskannya. Aku sangat menikmatinya"

Apakah ada salah satu dari hal-hal tersebut yang mengusik Anda? Apakah Anda memilih untuk lari dan tidak mau hal itu mengganggu hidup Anda? Ataukah Anda mau belajar taat kepada "usikanNya"?
Namun tahukah Anda bahwa ketika Tuhan mengusik kehidupan Anda atau bahkan kenyamanan Anda, sebenarnya Dia mau Anda bergerak maju untuk lebih bertumbuh dan menemukan potensi maksimal Anda?

Dia mau Anda tidak tenggelam dengan kenyamanan Anda. Dia mau Anda bertobat. Dia mau Anda terus rindu datang kepadaNya dan mengandalkanNya.

Apa yang akan Anda lakukan ketika Tuhan mengusikmu?

(Thanks to Angel Tendean untuk postingannya)

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.